Rabu, 10 Februari 2010

Bentuk puting susu dan payudara bukan kendala pemberian ASI

Tidak ada alasan bagi seorang ibu utk tidak menyusui. Permasalahan ukuran payudara dan bentuk puting. Apapun bentuk puting susu maupun ukuran payudaranya. Puting susu pendek,masuk,atau datar bukan alasan. Puting susu yang menonjol hanya mempermudah bayi dalam menyusui bukan berarti bayi tidak dapat menyusu tanpa puting yang baik tersebut. Sebab bayi menyusu pada kelenjar susu bukan pada puting dengan cara menyedot atau menghisap. Saat bayi melakukan rangsangan dengan menyedot puting (tentunya dengan posisi dan cara yang baik) kelenjar susu akan mengeluarkan cairan ASI yang selalu diproduksi ulang oleh hormon prolaktin.
Begitu juga permasalahan besar/kecilnya payudara bukan merupakan kendala yang berarti. Payudara yang berukuran kecil belum tentu hanya dapat memproduksi sedikit ASI dibandingkan ukuran payudara yang besar karena sekali lagi payudara hanya sebuah "chasing", puting diibaratkan sebagai kran susu, dan kelenjar susu sebagai tempat penampungan yang selalu terisi ulang otomatis oleh hormon prolaktin yang dirangsang dengan hisapan bayi.
Permasalahan dalam menyusui hanya berasal dari kesadaran ibu akan pentingnya menyusui dan pengetahuannya tentang posisi dan cara menyusui yang baik. Bahkan psikologi ibu secara tidak disangka-sangka sangat mempengaruhi proses menyusui bayi lho. Saat menyusui sebaiknya ibu dalam keadaan yang tenang dan posisi senyaman mungkin, sedangkan untuk bayi usahakan perut bayi menyentuh bagian dada ibu (ini menandakan posisi mulut bayi tidak jauh menjangkau payudara ibu), pastikan mulut bayi terbuka lebar dan seluruh bagian hitam (areola dan puting susu) masuk dalam lingkaran hisap, jadi bukan hanya putingnya saja ya.. Jika bayi hanya menghisap puting susu saja akan menyebabkan ASI keluar sedikit, selain itu puting ibu menjadi lecet.
Yuk semangat menyusui si buah hati dan tingkatkan komunikasi antar bunda dan anak,, tentu saja agar buah hati kita tercinta sehat dan cerdas. http://nutrisiuntukbangsa.org/blog-writing-competition/

Sabtu, 30 Januari 2010

jenis2 uji saring utk deteksi dini kanker

1) papsmear dan IVA utk kanker serviks (leher rahim) bagi wanita diatas 20th yg pernah berhubungan seks
2) PSA utk kanker prostat bagi pria diatas 50th
3)AFP utk kanker hati bagi pengidap hepatitis B dan C
4)anti-EBV IgA utk kanker nasofaring bagi perokok terutama daerah asia tenggara
5)Darah Samar bagi orang dg riwayat keluarga kanker usus besar atau kolorektal

Apa yg bisa dilakukan utk mengindarkan kanker?

1. kurangi lemak dlm makanan
2. lbh banyak konsumsi makanan berserat
3. lbh banyak konsumsi makanan kaya beta karoten(wortel,bayam,buah2 berwarna orens)
4. kurangi rokok,alkohol,makanan yg diawetkan,diasin atau diasap
5. Hindari sinar matahari dg memakai topi atau lotion pelindung
6. hindari berganti pasangan seks
7. waspadai bejolan di payudara dan kulit,perubahan warna kulit,diare atau sembelit bkepanjangan,dll.
9. pemeriksaan uji saring rutin.

Siapakah yang Dapat Terkena Kanker?

Semua orang dapat terserang penyakit ini,tapi umumnya kanker (kecuali kanker payudara dan leukemia) lebih banyak menyerang usia 45-64th.
Adanya riwayat keluarga penderita kanker akan meningkatkan resiko terkena kanker. Zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker contohnya radiasi sinar x dan ultraviolet dari matahari,zat pengawet dan zat pewarna,bahan2 kimia industri (amin aromatik,asbes,ter,asap rokok,alkohol,dll) juga virus.

Pentingnya Uji Saring utk Deteksi Kanker

Di Amerika,ditemukan sebanyak 1.600 kasus/hari,dan 1 dari 5 orang Amerika meninggal karena kanker.
Kanker dapat timbul di semua organ tubuh manusia seperti payudara,leher rahim,kandungan,hati,lambung,usus besar,pankreas,paru2,prostat,dll. Umumnya penderita kanker ya datang ke dokter sudah dalam stadium lanjut karena gejala kanker tidak nyata, sehingga pengobatan menjadi sangat sulit,apalagi sudah menyebar.
Disinilah peran uji saring mjd penting.

Jumat, 13 November 2009

KRONIS vs AKUT

Tiba2 aq inget waktu praktek di RSUD Wates pas tahun 2006.. semester 1 pendidikan bidan di DepKes. Lumayan umur sekecil itu sudah mulai belajar jadi perawat di Bangsal Penyakit Dalam, meskipun pengalaman yang didapat hanya sebatas klinik dasar (pasang infus, suntik, ambil spesimen darah, perawatan jenazah,dll). Aq mulai merasa akrab dengan pasien,meskipun meraka masih selalu memanggilku 'sust'..
Nah.. suatu ketika,waktu aq nengok pasien kakek2 yang lagi sakit ashma parah (sekarang udah alm.) aq ngobrol2 sama anaknya. Aq kaget waktu ku tanya, "wah,kondisi bapak belum membaik ya mbak.. kasian bapak sampe nungging2 gitu,," eh si mbaknya itu bilang, "iya nih sust,bapak udah bertahun-tahun terserang ashma jadi kondisinya sekarang makin akut aja!"

Seringkali masyarakat awam suka menggunakan kata-kata ilmiah yang sebenarnya belum dia ketahui artinya. Misalnya dari cerita saya tadi. Masih banyak orang yang menganggap arti kata "akut" dan "kronis" adalah sama, yaitu kondisi yang sangat parah. Padahal kedua kata tersebut memiliki arti yang berbeda. Meslipun memang keduanya menunjukkan lamanya suatu penyakit menyerang si pasien.
  • Penyakit AKUT berarti pasien tersebut terserang penyakit yang mendadak atau baru terserang kurang dari 2 minggu.
  • Sedangkan penyakit yang KRONIS berarti penyakit tersebut sudah lama menyerang atau bisa disebut dengan penyakit yang menahun.
Kalau kita cerna lagi dari kata-kata si 'mbak' tadi..(bapak udah bertahun-tahun terserang ashma jadi kondisinya sekarang makin akut) artinya jadi membingungkan, bapak sudah bertahun-tahun terserang ashma tapi kondisinya makin akut??! padahal sebenarnya arti dua kata tersebut bertolak belakang (antonim). Maka berhati-hatilah dengan penggunaan kata ilmiah, bisa-bisa bukannya tampak keren justru kita tampak semakin awam :-)

Kamis, 05 November 2009

OSTEOPOROSIS

Apa sih osteoporosis itu???
--> Osteoporosis adalah kelainan pada tulang yang biasa disebut dengan pengeroposan tulang.
Apa tandanya seseorang mengalami osteoporosis??
--> Orang yang mengalami osteoporosis biasanya baru ketahuan saat usia diatas 50an. Saat seorang wanita mulai mengalami masa menopause. Tanda yang tampak setelah seseorang mengalami osteoporosis contohnya adalah punggung membungkuk, tinggi badan berkurang dibanding saat ketika muda, sering nyeri pinggul (kumat-an), rentan patah tulang.
Apakah hanya wanita saja yang berpotensi terkena osteoporosis??
--> Meskipun osteoporosis cenderung menyerang kaum hawa, pria pun memiliki kemungkinan untuk terserang osteoporosis meski perbandingannya hanya 3:8. Hal dikarenakan wanita lebih banyak kehilangan hormon (estrogen) menjelang masa tua di bandingkan pria. Estrogen dalam tubuh mempengaruhi kerja penyerapan kalsium untuk tulang.
Kenapa kok tulang bisa keropos??
--> Penyebab pengeroposan tulang ini terjadi sejak usia kita masih muda. Jadi pola nutrisi dan gaya hidup kita dari kecil akan menentukan hidup kita saat tua nanti.
Pola nutrisi dan gaya hidup seperti apa yang bisa menyebabkan pengeroposan tulang??
--> Pada umumnya semua sebab osteoporosis selalu berhubungan dengan kalsium. Intinya, segala sesuatu yang dapat menghambat penyerapan kalsium merupakan bakal terjadinya osteoporosis. Penghambat itu misalnya seperti Minuman Soda, Kopi, Daging2 Merah, konsumsi kortikosteroid jangka panjang, bahkan juga jarang olahraga. Juga karena kurang mengkonsumsi sumber kalsium seperti susu, daun kangkung, maupun suplemen kalsium.
Terus gimana cara mencegahnya???
--> Menghindari konsumsi penghambat kalsium yang berlebihan. Hati2 dg Minuman Soda, Kopi, Daging2 Merah, dan obat kortikosteroid. Selain itu sebaiknya tubuh kita lebih sering digerakkan dengan olahraga secara langsung, maupun tidak langsung.
Males olahraga berat, terus gimana??
--> Pada dasarnya tulang2 kita harus sering dilatih untuk banyak bergerak. Terutama bagian pinggul. Bagi orang2 yang malas untuk berolahraga berat, kamu bisa berlatih dengan banyak berjalan kaki atau bersepeda. Saat tulang kita digerakkan, tubuh akan merangsang tulang untuk menyerap kalsium yang kita konsumsi dan membentuk pembaharuan tulang yang mulai keropos.